Archive for the ‘BiangWeb’ Category



28
Oct

Customer Service 2.0

Postingan kedua saya ini lagi-lagi berkaitan tentang sebuah brand di social media. Dan contoh social medianya masih sama, twitter. Didasari karena keluhan saya dengan salah satu provider internet tadi malam. Biasanya, setiap ada keluhan yang berkaitan dengan provider itu saya akan langsung menghubungi Customer Service nya by phone. Tapi entah mengapa, malam itu sulit sekali bagi saya untuk menghubungi CS nya. Nada nya sibuk terus. Karena semakin tidak tahan, akhirnya saya meracau lah di twitter. Dan ternyata memang cukup banyak teman-teman yang bernasib sama seperti saya, sampai akhirnya ada seorang user yang mungkin adalah online CS dari provider ini yang menanggapi keluhan saya. Ia meminta saya mengirimkan data lengkap saya, tapi terlambat. Internet di rumah sudah kembali up.

Saya lalu berpikir, apakah memang sudah saatnya sebuah brand, memiliki CS di social media? Lalu saya menjawab ke diri sendiri, mungkin iya. Melihat statistik pengguna social media, sebut saja Facebook, Twitter, etc yang semakin melonjak, tidak ada salahnya beberapa brand mulai membuka cabang di sana. Ya hitung-hitung sebagai cabang pembantu. Tapi sebenarnya, sudah siapkah mereka terjun ke dunia itu?

Click to continue…

Post to Twitter Post to Plurk Post to Digg Post to Facebook Post to Ping.fm

30
Jun

Kenaikan harga domain .com dan .net per 1 Juli 2010

diberitahukan kepada seluruh klien dan calon klien BiangWeb, bahwa per 1 Juli 2010 harga domain .com dan .net akan naik harganya sehubungan dengan kenaikan harga yang dilakukan oleh VeriSign selaku penyelenggara global untuk kedua ekstensi domain tersebut.

harga domain .com dan .net yang semula Rp.85.000/tahun akan naik menjadi Rp.90.000/tahun

Sekian pemberitahuan dari kami, terima kasih.

TIM BiangWeb.com

Post to Twitter Post to Plurk Post to Digg Post to Facebook Post to Ping.fm

2
May

Menjadi Pembicara di Electroscope 2010 FTUI

Alhamdulillah banget pada tanggal 24 April 2010 kemarin, saya diberi kesempatan oleh panitia acara elctroscope 2010 yang diadakan oleh mahasiswa Elektro Faktultas Teknik UI untuk menjadi pembicara di salah satu seminar yang merupakan bagian dari rangkaian acara tersebut.

Tidak banyak materi yang saya sampaikan (emang ilmunya yang belum banyak), karena memang panitia memberi TOR yang menurut saya lebih condong ke arah sharing pengalaman bagaimana saya bisa memanfaatkan internet sebagai sarana utama dalam menjalankan bisnis saya yang merupakan bagian dari industri kreatif, dimana saya bergerak di bidang webdesign, webdevelop, dan webhosting.

Saya sampai di tempat acara tepat pukul 09.00 (Alhamdulillah kebiasaan telat waktu masih ngampus, udah jauh ditinggalkan sekarang). Kebetulan sesaat sebelum saya sampai parkiran motor, salah satu panitia yang bernama Pandu nelepon saya dan dia menjemput saya di parkiran (gaya banget deh kemaren, pake dijemput segala (glasses)), sedikit pembicaraan saya mulai agar tidak terlalu kaku dan akhirnya sedikit menyinggung tentang promosi acara yang kurang “nggreget” di dunia online. “Yah nanti ini akan menjadi bahan evaluasi panitia bang” kata saudara baru saya tersebut.

Sesampainya saya di auditorium FTUI, saya berkenalan dengan ketua panitia dan ketua ikatan mahasiswa jurusan elektro UI (dan sekarang saya udah lupa nama mereka (doh)) setelah itu saya sedikit berbincang dengan mereka, dan kalimat pertama yang keluar dari sang ketua ikatan mahasiswa adalah “mulai masuk SDnya usia 4 tahun ya mas?”, lumayan kaget saya mendengarnya namun segera maklum karena sedari pagi saya sudah mengirimkan materi presentasi dan CV saya, mungkin sang ketua ikatan mahasiswa ini sudah lebih dulu membaca CV saya. Lalu saya jawab “Iya mas, saya kelahiran ’89, sama usianya dengan teman-teman di angkatan 2007″ (dan faktanya adalah saya angkatan 2005 dan sudah menyelesaikan studi sarjana sejak Agustus 2009 yang lalu). Click to continue…

Post to Twitter Post to Plurk Post to Digg Post to Facebook Post to Ping.fm

16
Feb

Sistem terdistribusi

Sistem distribusi merupakan sebuah sistem yang terintegrasi dimana semua komponennya berada pada jaringan komputer baik secara lokal maupun secara global. Komponen tersebut saling berkomunikasi dan melakukan koordinasi hanya dengan pengiriman pesan (message passing). Setiap komponen bisa menjabat sebagai sumber dan yang lainya sebagai penerima atau keduanya dapat merangkap semua jabatan tersebut

Sistem terdistribusi merupakan kebalikan dari Sistem Operasi Prosesor Jamak. Sistem terdisribusi mempunyai memori lokal pada setiap komponennya sehingga memungkinkan pembagian beban kerja, sedangkan Sistem operasi prosesor jamak menempatkan semua beban pekerjaan pada satu komponen saja.

Sistem terdistribusi memungkinkan penggunaan dan pengaksesan jarak jauh melalui jaringan TCP/IP, penggunaan resource pun dapat di minimalisir melalui sharing yang dilakukan pada jaringan seperi penggunaan printer pada jaringan lokal atau intranet.

Namun walaupun sistem terdistribusi ini memberikan banyak kemudahan dan keuntungan terdapat pula permasalahn yang timbul dari penggunaannya. Masalah-masalah tersebut antara lain berkaitan dengan :

  • Software – bagaimana merancang dan mengatur software dalam Distribusi Sistem
    Pembuatan software harus dilakukan untuk dapat berjalan diatas protokol tertentu seperti penggunaan pemgrograman socket pada bahsa pemrograman java
  • Ketergantungan pada infrastruktur jaringan
    Ketika sebuah sistem telah bergantung pada sistem terdistribusi maka penggunaan jaringan mempunyai harga mutlak, bila terjadi kerusakan atau gangguan pada jaringan dapat dipastikan sistem pun akan mengalami gangguan
  • Kemudahan akses ke data yang di share, memunculkan masalah keamanan
    Masalah keamanan pada jaringan dapat berupa penyalahgunaanbhak akses maupun perusakan yan diakibatkna oleh berbagai macam hal, seperti penyebaran virus dan lain-lain

Dalam setiap penggunaan suatu sistem, banyak sekali ditemui permasalahan – permasalahan yang muncul, begitu juga dengan sistem terdistribusi. Selain permasalahan – permasalahan yang akan dihadapi terdapat tantangan – tantangan dalam sistem terdistribusi.

refernsi :

Post to Twitter Post to Plurk Post to Digg Post to Facebook Post to Ping.fm

12
Feb

BiangWeb dan Bank Mandiri

BiangWeb sebagai pendatang baru di dunia bisnis Web Hosting, Web Development, dan Web Design sedang melakukan berbagai upaya (yang halal tentunya) untuk menjadikan Usaha yang masih termasuk kategori Usaha Kecil dan Menengah (a.k.a UKM) ini menjadi usaha yang lebih kuat baik secara finansial maupun teknikalnya.

Sebagai salah satu upaya kami dalam menguatkan sisi finansial BiangWeb, kami mengambil langkah untuk ikut pengajuan pembiayaan yang berasal dari Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) yang diluncurkan oleh Bank Mandiri. Program ini sendiri sebelumnya telah disepakati oleh kedua pihak (UI dan Bank Mandiri) untuk membantu kewirausahaan UI, dan selanjutnya program ini  dikelola oleh  UKM center FEUI.

pada hari Kamis, 11 Februari 2010 kami BiangWeb yang diwakili oleh 2 dari 3 orang Pendiri (Doni dan Shandy) melakukan persentasi di depan perwakilan dari pihak Bank Mandiri mengenai kondisi terkini dari BiangWeb, dan rencana-rencana pengembangan usaha kami ke depan. Tentunya kami berharap dengan pembiayaan ini BiangWeb akan semakin mantap berdiri sebagai perusahaan yang tetap bisa memberikan pelayanan yang relatif murah, memudahkan para klien kami, dan juga berkualitas sehingga kepuasan klien tetap menjadi prioritas utama kami.

Ferdias Ramadoni, Direktur Marketing dari BiangWeb dan merupakan pengasuh blog Ramadoni.com, Seorang WebDeveloper dan Entrepreneur muda yang senantiasa ingin berbagi dengan lingkungan sekitar di setiap kesempatan yang ada, jangan ragu untuk menghubunginya di email f.ramadoni@gmail.com

Post to Twitter Post to Plurk Post to Digg Post to Facebook Post to Ping.fm

Celadon theme by the Themes Boutique
Blog Biang Web - Paredia Networks